Langsung ke konten utama

Hillary dan Obama Dukung Pembentukan Negara Palestina

Hillary Clinton menelepon Presiden Palestina Mahmoud Abbas dan Perdana Menteri Israel Ehud Olmert pada hari pertamanya menyandang jabatan resmi Menteri Luar Negeri AS. Abbas telah menyampaikan kepada Hillary kesediaannya bekerja sama dengan pemerintah baru AS untuk mencapai penyelesaian damai komprehensif di Timur Tengah.

Keterangan yang dikeluarkan oleh kantor kepresidenan Mahmoud Abbas menyebutkan, Hillary dan Presiden AS Barack Obama akan berupaya mendukung terbentuknya negara Palestina dan mengurangi penderitaan masyarakat Palestina. Sementara itu, keterangan yang dikeluarkan kantor Olmert, Kamis (22/1), menyebutkan, Israel masih berminat mencapai perdamaian Timur Tengah dan "menginvestasikan upaya besar dalam mengirimkan bantuan kemanusiaan bagi penduduk Gaza". Israel menarik mundur pasukannya, Rabu (21/1), setelah menggencarkan serangan militer selama 22 hari terhadap militan Hamas di Gaza.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

SQL Injection and Oracle

SQL injection techniques are an increasingly dangerous threat to the security of information stored upon Oracle Databases. These techniques are being discussed with greater regularity on security mailing lists, forums, and at conferences. There have been many good papers written about SQL Injection and a few about the security of Oracle databases and software but not many that focus on SQL injection and Oracle software. This is the first article in a two-part series that will examine SQL injection attacks against Oracle databases. The objective of this series is to introduce Oracle users to some of the dangers of SQL injection and to suggest some simple ways of protecting against these types of attack. Oracle is a huge product and SQL injection can be applied to many of its modules, languages and APIs, so this paper is intended to be an overview or introduction to the subject. This two-part series is not intended as a detailed treatise of how to SQL inject an Oracle database, nor i...

Perusahaan Selain Pertamina Boleh Jual Premium

Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas (BPH Migas) mengungkapkan, badan usaha di luar PT Pertamina (Persero), seperti Shell dan Petronas, kini dimungkinkan menjual bensin setara premium berangka oktan 88. Menurut Anggota BPH Migas Agus Budi Hartono di Jakarta, Jumat (26/12), hal tersebut dimungkinkan menyusul harga bensin oktan 88 di pasar internasional yang rendah sekarang ini. "Aturan yang ada sudah membolehkan badan usaha menjual bensin berangka oktan 88. Jadi, kalau Shell atau Petronas bisa jual Rp 5.000 per liter atau di bawahnya, boleh saja," katanya. Namun, menurut dia, badan usaha tersebut tidak memperoleh dana subsidi seperti halnya PT Pertamina (Persero) yang sudah ditunjuk sebagai satu-satunya perusahaan yang berhak menjual BBM bersubsidi di seluruh Indonesia. Artinya, lanjut Agus, harga bensin 88 yang dijual Shell atau Petronas merupakan harga keekonomian. Ia mengatakan, dengan semakin banyak badan usaha yang menjual bensin 88 maka konsumen bisa memiliki altern...

Kebenaran, Dewi Persik dan Ahmadiyah

Kebenaran adalah reproduksi dari ilmu pengetahuan, ilmu pengetahun di produksi oleh sekelompok orang yang mempunyai legitimasi melalaui secarik kertas dan di beri gelar. Jalan pikiran orang-orang ini di pengaruhi oleh kondisi lingkungannya dari kecil sampai dewasa, pergaulannya, kondisi sosial politik dan ekonomi, serta pengaruh lainnya Dapat disimpulkan kemudian kebenaran atau ilmu pengetahuan itu mempunyai keberpihakan. Benarkah logika diatas?. Fatwa MUI tentang sesatnya Ahmadiyah merupakan sebuah kasus beagaimana kebenaran dapat diciptakan oleh sekelompok orang, kebetulan MUI sebagai suara mayoritas maka dalam sebuah tatanan masyarakat demokrasi maka dia mendapat leagitas tambahan yaitu kekuasaan. Dengan menggunakan kekuasaan maka MUI bisa mengklaim ini benar dan itu salah. Begitu juga kalau melihat kasus yang meninpa Dewi Persik, sebagian menganggap apa yang dilakukan Dewi adalah sebuah pornoaksi sebagian lagi menganggap itu adalah kebebsan ekspresi. Enta...